Puisi: lukalukaku

Komentar Dimatikan

Lukalukaku

 

Banyak luka di tubuhku

Luka bernanah tak tersembuhkan

Belum sembuh lukaku

Kini kuterluka lagi

Belum sembuh lukaku

Lagi dan lagi kuterluka 

Lagi

Lukaku meratap

Lukaku pedih

Lukaku perih

Lukaku berdarah lagi

Lukaku akan terus menjadi luka

Lukaku akan terbawa mati

18062014

Manfaat membaca buku

Komentar Dimatikan

Membaca buku bukanlah kegiatan hiburan belaka. Membaca buku itu banyak manfaatnya. Di hari Hari Buku Nasional 17 Mei ini, saya ingin membagi empat manfaat membaca buku.

Sebelumnya saya ucapkan

SELAMAT HARI BUKU NASIONAL

Jadikan membaca menjadi salah satu budaya keluarga Anda

Empat manfaat membaca buku adalah

1. Mengurangi stres

The Journal of Psychosomatic pernah membuat penelitian bahwa membaca adalah cara terbaik untuk mengurangi stres. Dr David Lewis dari University of Sussex, Inggris, menuliskan bahwa membaca buku bahkan lebih baik dari mendengarkan musik, bermain game, atau berjalan-jalan dalam mengurangi stres. Manfaat membaca juga disejajarkan dengan olahraga dan Tai Chi yang efektif menghilangkan stres.

 

2. Mempertahankan daya ingat

Para ilmuwan melaporkan bahwa aktif membaca juga dapat menjaga otak dalam kerja kognitif pada usia tua. Dalam sebuah penelitian dilaporkan bahwa hampir 300 orang yang suka membaca juga memiliki tingkat kognitif 30 persen lebih baik dari yang jarang membaca. Selain itu, mereka yang aktif membaca berisiko lebih rendah mengalami pikun dibandingkan dengan yang tidak melakukan aktivitas yang melibatkan otak.

 

3. Mencegah Alzheimer

Sebuah studi yang dilaporkan oleh National Academy of Science, Amerika Serikat, menemukan bahwa orang-orang yang menggunakan kemampuan kognitif secara optimal pada usia pertengahan berisiko lebih rendah menderita Alzheimer. Peneliti juga menjelaskan aktivitas kognitif, termasuk membaca dan bermain catur, merupakan latihan otak yang terbaik dalam mencegah degenerasi kognitif pada otak.

 

4. Membuat tidur lebih berkualitas

Jika membaca bisa membuat rileks, tidur Anda akan lebih berkualitas. Menurut data dari National Sleep Foundation, mengurangi stres saat hendak tidur dengan membaca buku yang menarik adalah teknik yang bagus.

Sumber:http://m.tempo.co

 

Sumber:

 

Anekdot: Saya Datang

Tinggalkan komentar

Saya sedang menulis buku pelajaran bahasa Indonesia SMA Kurikulum 2013, ingin sedikit share tentang contoh teks ANEKDOT. Berikut ini saya  kutipkan contoh teks anekdot.

Saya Datang

Pada zaman Dinasti Song, ada seorang pencuri yang terkenal dengan panggilan ‘saya datang’ di Hangzhou. Setiap dia mencuri, dia tidak meninggalkan jejak apa pun kecuali nama julukannya di dinding rumah korbannya. Penduduk kota kesal karena rumah mereka sering kali dimasukinya. Pencarian dilaksanakan dan akhirnya orang tersebut berhasil tertangkap dan dibawa menghadap hakim kota praja.

“Apakah Anda mempunyai bukti bahwa dia bersalah?” tanya hakim kepada polisi.

“Tidak salah lagi yang mulia,” jawab petugas. Tetapi orang itu menyangkal tuduhan tersebut.

“Yang mulia, Anda menangkap orang yang salah”, protesnya, “polisi sudah putus asa dan menjadikan saya kambing hitamnya. Mereka tidak punya bukti.”

Polisi memperingatkan hakim. “Kami sudah bersusah payah menangkapnya, Yang Mulia. Jika Yang Mulia melepaskannya, sangatlah sukar bagi kami untuk menangkapnya kembali.”

Meskipun tidak ada bukti, hakim memerintahkan supaya dia ditempatkan di tahanan sambil menunggu pemeriksaan lebih lanjut. Sesuai dengan adat yang berlaku, seorang tahanan harus memberi uang kepada penjaga penjara pada waktu masuk penjara.

“Saya tidak mempunyai apa-apa sekarang” kata orang tersebut pada penjaga penjara. “Mereka menangkap saya dan mengambil beberapa milikku. Tapi saya mempunyai beberapa perak di Gunung Than. Saya ingin memberikannya pada Anda. Saya menyembuyikannya di bawah bata yang pecah dalam kuil. Pergilah ke sana, berpura-puralah sembahyang dan ambil perak itu.”

Penjaga penjara semula tidak yakin. Tapi ternyata dia benar-benar menemukan 20 ons perak. Dia sangat senang dan mulai memperlakukan tahanan itu seperti temannya.

“Saya mempunyai bungkusan yang saya sembunyikan di bawah jembatan. Saya ingin memberikannya kepada Anda juga” kata tahanan itu beberapa hari kemudian.

“Tapi jembatan sangat ramai, bagaimana saya dapat membawa sesuatu tanpa ketahuan,” jawab penjaga.

“Bawalah beberapa pakaian, pura-puralah mencuci. Kemudian ambilah bungkusan tersebut dan sembunyikan di keranjang cucian Anda.”

Penjaga penjara melakukan apa yang diusulkan tahanan dan menemukan 300 ons perak dalam bungkusan itu.

Beberapa hari kemudian, tahanan meminta pertolongan pada penjaga penjara, “Saya ingin meminta pertolongan Anda. Saya ingin pulang ke rumah saya besok malam. Saya akan kembali sebelum Shubuh.”

Melihat keraguan penjaga itu, dia berkata lagi, “Jangan khawatir, teman. Kenapa saya harus kabur? Polisi sudah menangkap orang yang salah dan hakim tidak dapat menuntut saya. Tidak ada bukti. Saya yakin akan dilepaskan dengan segera. Saya akan kembali dalam waktu 4 jam.” Janji tahanan itu pada penjaga. Kemudian penjaga itu mengizinkan tahanan tersebut untuk pulang. Setelah beberapa jam, “Saya kembali”

“Bagus, kamu menepati janjimu.”

“Saya tidak mau kamu terlibat masalah karena saya. Saya meninggalkan sesuatu di rumahmu sebagai tanda penghargaan. Saya berharap saya dapat segera dibebaskan.” Penjaga kurang mengerti ucapan orang itu, dan dia bergegas pulang ke rumahnya.

“Kamu kembali di saat yang tepat,” kata istrinya dengan gembira.

“Saya ingin memberitahumu bahwa waktu shubuh tadi saya mendengar suara dari atap. Seseorang menjatuhkan bungkusan ke dalam rumah. Ketika saya buka, isinya emas dan perak. Surga sedang menurunkan rakhmatnya di atas kita!”

Dia kembali ke penjara untuk mengucapkan terima kasih. Pada hari itu juga beberapa keluarga melaporkan pencurian pada malam sebelumnya. Di dinding tiap rumah ada tulisan “Saya Datang”.

Ketika hakim mendengar hal ini, dia memerintahkan agar orang itu segera dibebaskan.

Sumber: Kisah-kisah Kebijaksanaan China Klasik, Refleksi bagi Para Pemimpin karya Michael C Tang (DIKUTIP dari: lydiaokvaanjelia.wordpress.com)

Older Entries

%d bloggers like this: