Paskalina – ASKALIN

Dari Paskalina untuk Semua

Aku Bisa Sendiri, Bunda!!!

“Bunda, aku bisa mandi sendiri.”
“Bunda, aku ga mau disuapin. Aku bisa makan sendiri.”
“Bunda, aku mau pakai baju sekolah sendiri.”
Kira-kira seperti itu kata si kecil yang sudah mulai bisa melakukan banyak hal sendiri. Tapi hal itu kadang tidak disadari orangtua.
“Bunda yang suapin ya, supaya cepat dan tidak mengotori baju sekolahmu.”
Orangtua bisa saja berkata demikian, dengan alasan supaya cepat dan tidak mengotori pakaian. Padahal hal itu menjadikan orangtua mengabaikan proses belajar anak tentang kemandirian.
Anak usia dini (TK/PAUD) sudah bisa melakukan banyak hal sendiri, misalnya memakai baju seragam, memakai kaoskaki dan sepatu, makan sendiri, mandi sendiri, dan sebagainya. Kemandirian anak usia dini ini tentunya tidak terlepas dari bimbingan dan pendampingan dari orangtuanya.
Buku Seri Tania: Aku Bisa Sendiri adalah sebuah picture book yang mengajak anak untuk melakukan banyak hal sendiri tanpa bantuan orang lain. Diharapkan buku ini dapat membantu anak menjadi lebih mandiri dalam kehidupan sehari-harinya.

SERI TANIA: AKU BISA SENDIRI
ISBN: 978-979-29-4452-5
Penulis: Askalin
Ukuran⁄Halaman: 19×19 cm² ⁄ iv+24 halaman
Tahun Terbit: 2015
Berat: 45 gram
Harga: Rp 22.000,-   
Diskon 20% beli di www.andipublisher.com
Harga Diskon: Rp 17.600,-
 

image

Sinopsis

Menjadi anak yang mandiri, tentu hal mudah yang dilakukan. Buktinya, Tania bisa melakukan banyak hal secara mandiri lho. Tania bisa membereskan tempat tidur, memakai baju sendiri, makan tanpa disuapi, dan masih banyak lagi. Penasaran kan dengan kelanjutan cerita dari Tania yang mandiri ini. Yuk temukan hal lain yang bisa dilakukan Tania secara mandiri dalam buku “Aku Bisa Sendiri”
Bagaimana denganmu, apakah kamu anak mandiri?

Filed under: Book Review, Buku Anak, Buku TK/PAUD, BUKUKU, Catatan askalin, Cerita Anak, INSPIRASI, Paskalina Oktavianawati, Penerbit Andi Yogya, PENGETAHUAN, Penulis dan Karyanya, Tips untuk Orang Tua & Guru, , , , , ,

Bunda Writer (1): Menulis di waktu yang pendek

Saat ini saya memiliki kesibukan baru yang akan dijalani selamanya, yaitu seorang ibu. Hmmm ternyata mengurus buah hati itu luar biasa menyenangkan. Saking menyenangkannya jadi lupa pada hal lainnya, misalnya waktu untuk menulis, paling tidak menuliskan ide-ide yang berseliweran di kepala. Karena keasyikan menimang sang buah hati, ide-ide melintas begitu saja dan hilang ditelan waktu.

Waktu jeda mengurus buah hati yang saya rasakan semakin pendek saja, haruslah benar-benar saya manfaatkan jika saya masih ingin eksis menulis. Walau awalnya hanya menyempatkan menulis ide-ide saja. Selanjutnya saya bisa menulis naskah secara utuh dalam beberapa hari.
image

Sang buah hati yang sedang lucu-lucu seakan mengikat semua ibu untuk senantiasa memperhatikannya walau sedang tidur sekali pun. Awal-awalnya, itu yang saya lakukan. Saat sang buah hati tidur, saya tak bisa bergerak jauh darinya, menatapnya saat tidur adalah menyenangkan. Ah, tapi saya tidak boleh seperti itu terus. Saya ingin buku-buku saya nanti juga bisa dibaca dan bermanfaat untuk sang buah hati. Saya harus berubah. Saya harus memenej waktu saya yang sedikit diantara waktu mengurus buah hati yang belum lama lahir.

Setahun lalu saya sudah memutuskan berhenti menjadi karyawan penerbitan dan akan menulis di rumah sekaligus mengurus sang buah hati. Saya kembali menguatkan niat itu dalam batin saya. Saat saya mempunyai niat itu, sang buah hati belum lahir, nah sekarang dia sudah lahir. Situasi yang dialami ternyata berbeda ya, sang buah hati begitu menggoda untuk selalu dilihat dan tak pernah sedetikpun ditinggalkan. Jadi, niat untuk menulis harus kembali diasah.

Setelah niat menulis itu muncul, masalah selanjutnya yang muncul adalah kapan waktu menulis yang tepat. Saya harus memberi ASI eksklusif sehingga waktu seakan habis untuk sang buah hati. Saat sang buah hati tidur, ada saja yang harus dikerjakan hingga akhirnya waktu habis begitu saja. Saat mau mulai buka laptop, sang buah hati keburu bangun minta diberi ASI. Kemudian saya menemukan waktu yang tepat untuk menulis, yaitu malam hari hingga dini hari. Di waktu itu, sang buah hati terlelap tidur, sehingga saya bisa membuka laptop atau menulis di tab atau menulis di kertas. (Ditulis oleh Askalin)

Filed under: INSPIRASI, Kabar_kabari, Paskalina Oktavianawati, Penulis, Tips Menulis, , , , ,

Askalin 2015 (2)

image

Dalam buku ini ada 10 dongeng fabel. Semua dongeng mengisahkan tentang asal usul yang menyebabkan binatang memiliki keunikan. Misalnya mengapa kulit zebra belang, mengapa mulut rusa moncong, mengapa ayam betina suka menggaruk-garuk tanah, dan sebagainya.
Usai membaca dongeng, anak atau orangtua dapat menemukan pesan moral yang terkandung dalam dongeng dan meneladani nilai positif yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

Buku dongeng ini buku dongeng pertama yang ditulis oleh penulis Askalin. Buku ini juga kerja sama pertama Askalin dengan penerbit Diva Press Yogyakarta. Penulis berharap akan banyak lagi buku-buku kaya penulis yang terbitkan.

Berikut ini data bukunya:

Dongeng Fabel Asal Usul dari 5 Benua
Oleh : Askalin
Harga : Rp. 30.000
Ukuran : 19 x 26 cm
Tebal : 48 hlm
Terbit : Februari 2015
Penerbit : DIVA Kidz
Diskon : 25 % beli di www.divapress-online.com

Sekilas tentang isi buku (belakang kover)

Apakah kalian tahu kenapa warna tubuh zebra belang? Apakah kalian tahu kenapa ikan hidup di air? Apakah kalian tahu kenapa leher bangau bengkok? Nah, jawaban semua itu ada pada buku dongeng ini. Selain itu, masih banyak lagi dongeng asal-usul pada buku ini. Dongeng pada buku ini dikumpulkan dari 5 benua.

Buku ini bisa diperoleh di tb gramedia seluruh Indonesia dan toko buku online.

Filed under: Book Review, Buku Anak, Buku TK/PAUD, BUKUKU, Cerita Anak, CERITA BINATANG (FABEL), Classic Stories, DONGENG, Paskalina Oktavianawati, PENGETAHUAN, Penulis, Penulis dan Karyanya, Tips untuk Orang Tua & Guru, , , ,

BELI BUKU DIGITAL

Beli Tote Bag

Beli Goodie Bag Spunbond

%d blogger menyukai ini: