Buku Sahabat: Peluncuran dan Bedah Buku Embara Embun Mimpi

tepian sawah
mewah kau duduk makan
mengusir padi

bangau tunggui
petani bajak sawah
mencari makan

(Dua haiku dalam buku Embara Embun Mimpi)


Saya sungguh turut berbahagia untuk dua sahabat saya, Ira Diana dan Dwi Guna, untuk peluncuran buku terbaru mereka berjudul Embara Embun Mimpi. Buku ini ada sebuah buku haiku yang unik karena semua ilustrasinya adalah lukisan. Dimana kebanyakan buku haiku menggunakan ilustrasi foto.

Ira dan Guna pertama kali bertemu sejak 2013 ketika mereka menjadi jawara dalam sayembara buku yang diadakan oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan. Ira menulis buku naskah drama dan Guna menulis buku biografi. Sementara, saya mengenal dekat mereka ketika buku kami menjadi buku terpilih dalam Sayembara Penulisan Bahan Bacaan Literasi Gerakan Literasi Nasional 2017.

Ira dan Guna sudah malang-melintang cukup lama di dunia penulisan, buku ini entah buku ke berapa buat mereka. Nah, pertanyaan ini mungkin nanti bisa ditanyakan pada mereka ketika acara PELUNCURAN DAN BEDAH BUKU EMBARA EMBUN MIMPI. Silakan hadir dalam acara ini karena didukung pula dengan acara musikalisasi puisi serta pameran lukisan. Acara dilaksanakan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, 20 Januari 2018, pukul 11.00 wib.

Untuk sedikit memancing rasa ingin tahu kita tentang buku ini, saya berikan beberapa testimoni untuk buku Embara Embun Mimpi.

“Jujur, ini buku yang ingin saya tulis juga …. Antalogi haiku dipadu padan dengan ilustrasi yang disebut haiga. Dwi Guna dan Ira berhasil menyajikan fenomena alam Nusantara secara apik dan sederhana dalam bingkai haiga. Buku yang baik untuk berbahagia dengan puisi tradisional Jepang ini.” — Bambang Trim, Ketua Umum Perkumpulan Penulis Profesional Indonesia (Penpro) dan Direktur Institut Penulis Indonesia.

Sebagai penulis yang tumbuh dalam tradisi sastra Melayu-Nusantara, dulu saya bersikap skeptis terhadap haiku, puisi khas Jepang yang, menurut saya, mengandung ‘split’ estetika. Ini berbeda dengan pantun dan syair, misalnya, dimana kata, irama (bunyi), dan makna begitu solid. Belakangan saya tahu haiku berusaha menyatukan yang terpecah itu. Haiku juga merefleksikan kosmologi orang Jepang; sebagaimana pantun/syair merefleksikan kosmologi bangsa Melayu. Maka tidak mudah bagi penyair Indonesia untuk menulis haiku. Namun Guna dan Ira menunjukkan sebaliknya. Mereka mampu mengatasi kedua problem di atas; estetikanya berdenyar menyentuh intuisi, dan kosmologinya berpijak di lingkungan sendiri. — Ahmad Gaus, Dosen sastra Swiss German University (SGU), penulis buku puisi Senja di Jakarta (2017) dan Kutunggu Kamu di Cisadane (2013).

日本人として、この南半球でインドネシアの方が俳句を詠み俳句に親しまれるのを誇りに思います。

定型の短い文章の中で、一瞬にして、読者を詠み手の目の前の世界へと誘ってくれる俳句。

著者達が紡ぎ出す言葉の「わび・さび」に感銘を受けました。

Sebagai orang Jepang, saya bangga penulis Indonesia menikmati menulis Haiku di belahan bumi selatan ini. Dalam kondisi tertentu, dalam sekejap mata, saya diundang ke dunia penyair Haiku. Saya terkesan dengan perasaan Wabi-Sabi dalam kata-kata yang berhasil mereka jalin.—Megumi Nakao 

Bagi saya, membaca testimoni di atas membuat penasaran dan ingin segera membaca dan memiliki buku ini. Ira pernah menawarkan pada saya untuk memperlihatkan file isi buku ini. Ah, tetapi saya menahan rasa penasaran saya hingga tanggal 20 Januari nanti ketika acara peluncuran buku ini.

Bagi yang ingin membeli buku ini dan belum bisa hadir di acara peluncuran nanti. Jangan khawatir, ada harga spesial untuk buku Embara Embun Mimpi menjelang peluncurannya. Silakan cek dalam flyer di bawah ini.  TAPI SAYA SARANKAN UNTUK HADIR DI ACARA PELUNCURAN, kenapa? karena ada suvenir keren untuk 20 undangan yang hadir. Yuk, buruan daftar dan buruan pesan, sebelum kehabisan.

Iklan

Sepuluh hal yang bisa kita lakukan untuk menyambut tahun baru 2018

Sepuluh hal yang bisa kita lakukan untuk menyambut tahun baru 2018
Ketika akhir tahun, semua orang membuat refleksi, resolusi, rencana, harapan, dan berbagai hal lainnya. Kita kadang hanya mengucapkan, menulis, atau menyebut dalam hati saja, harapan dan mimpi di tahun 2018. 

Berikut ini sepuluh hal yang bisa kita lakukan menjelang akhir tahun dan menyambut tahun yang baru.
Sepuluh hal yang bisa kita lakukan untuk menyambut tahun baru 2018

1. Membuat catatan kaledoskop

Seperti halnya acara televisi yang biasa menampilkan kaledoskop peristiwa tahun 2017, kita pun bisa membuat kaledoskop untuk diri kita sendirii. Bentuk kaledoskop bisa berupa kumpulan foto-foto atau kumpulan catatan perjalanan karier kita.
2. Membuat catatan refleksi

Akhir tahun adakah saat yang tepat untuk membuat catatan refleksi yang berisi evaluasi kita selama satu tahun. Dari refleksi kita akan muncul kekurangan yang patut ditinggalkan, ada juga kelebihan yang patut kita lanjutkan di tahun yang baru.
3. Membuat daftar keberhasilan tahun 2017

Untuk menyambut tahun 2018, baik juga jika kita membuat daftar keberhasilan yang dilakukan tahun 2017. Daftar keberhasilan itu bisa menjadi tolak ukur keberhasilan di tahun yang baru.
4. Mendaftar mimpi di tahun 2018

Setiap orang boleh mempunyai mimpi dan keinginan. Di akhir tahun ini ayolah mendaftar mimpi yang ingin diwujudkan di tahun 2018.
5. Mendaftar buku yang dibaca

Di zaman literasi membaca ini baik juga jika kita mendaftar buku-buku yang sudah dibaca tahun ini. Kualitas buku yang dibaca amat mempengaruhi kualitas hidup kita juga.
6. Membuat rencana kerja tahun 2018

Bagi karyawan mungkin sudah ada daftar rencana kerja tahun 2018. Tetapi, rencana kerja pribadi bisa dibuat sendiri, termasuk rencana mendapatkan pekerjaan di tempat yang lebih bagus. Bagi mereka yang bekerja di rumah, rencana kerja ini harus dibuat untuk menentukan arah dan tujuan kita di tahun yang baru.
7. Membuat rencana liburan akhir tahun

Rencana liburan akhir tahun bisa menjadi liburan keluarga yang menyenangkan, termasuk di dalamnya liburan ke kampung halaman alias mudik.
8. Mempersiapkan pesta tahun baru

Jika tak punya rencana liburan akhir tahun, mempersiapkan pesta tahun baru di rumah juga bisa menjadi liburan akhir tahun yang menyenangkan bersama keluarga.
9. Membuat daftar perubahan di tahun baru

Biasanya tahun baru juga menjadi momen perubahan menjadi lebih baik. Jadi kita bisa mendaftar hal-hal apa saja yang akan kita ubah menjadi lebih baik di tahun baru.
10. Membuat rencana bisnis

Selain mempunyai pekerjaan tetap, untuk menambah penghasilan baik juga jika kita membuat rencana bisnis. Siapa tahun baru ini menjadi tahun keberhasikan bisnismu dan bisa mengubahmu menjadi bos, tidak jadi karyawan lagi.
Selamat menyambut tahun yang baru, semoga kita menjadi lebih baik di tahun yang baru. Amin
Ditulis oleh paskalina askalin

Buku Mewarnai Berbagai Tema

​Anak-anak usia dini paling suka kegiatan mewarnai. Buku mewarnai ini dibuat berbagai tema dengan tujuan supaya anak selain asyik mewarnai juga bisa memahami nama berbagai hewan, buah dan sayur, macam-macam olahraga, dan berbagai tempat umum yang pernah dikunjungi anak.

Pada halaman belakang buku disertai gambar warna yang bisa digunakan oleh anak sebagai panduan mewarnai setiap halaman. 

Berikut ini 4 judul buku mewarnai yang bisa Anda pilih untuk anak Anda.

(1) Ayo Mewarnai Hewan

(2) Ayo Mewarnai Buah dan Sayur

(3) Ayo Mewarnai Tempat Umum

(4) Ayo Mewarnai Olahraga


Spesifikasi buku

Penulis: Paskalina

Ukuran :  21 x 29.7 cm

Kertas : HVS

Isi : BW

Tebal : 16 halaman

Harga : Rp 10.000/judul

Minimum beli 2 judul.

Bisa dibeli di 

https://www.tokopedia.com/kenkenbookstore/buku-mewarnai-untuk-anak/

MEMILIH MENJADI “DRIVER”

self-driving-paskalina-askalin
Buku Self Driving, Rhenald Kasali, hlm 6

Sebenarnya saya belum membaca utuh buku Self Driving karya Rhenald Kasali. Baru sekarang saya mencoba untuk menyerap semua motivasi dari buku itu.

Tahun 2017 adalah masa di mana untuk kedua kalinya saya memutuskan untuk menjadi “driver” untuk hidup saya. Tiga tahun yang lalu saya mencoba untuk menjadi “driver” bagi hidup saya, dan saya gagal. Tahun ini saya berharap pada diri saya sendiri, saya tidak boleh gagal, dan kalaupun saya gagal, saya harus  bisa untuk bangkit dan kembali “mengendarai” hidup saya lebih baik lagi.

Driver adalah sebuah sikap hidup yang membedakan dirinya dengan “passenger”. Anda tinggal memilih, ingin duduk manis, menjadi penumpang di belakang, atau mengambil risiko sebagai driver di depan? Di belakang, Anda boleh duduk sambil ngobrol, makan-makan, bercanda, bahkan ngantuk dan tertidur. Anda juga tak harus tahu jalan, tak perlu memikirkan keadaan lalu lintas, dan tak perlu merawat kendaraan. Enak, bukan? (Self Driving, hlm 7).

Menjadi penumpang itu memang enak, tetapi saya tidak bisa menjadi “penumpang yang baik”. Saya tidak bisa menghabiskan waktu dengan pekerjaan yang itu-itu saja. Saya tidak bisa hanya menerima perintah dari atasan. Setelah pekerjaan selesai, selesailah tugas saya, lalu menunggu instruksi selanjutnya. Bagi banyak orang di sekitar saya, hal demikian menyenangkan, tetapi tidak bagi saya. Maka saya putuskan, saya akan menjadi “driver” untuk hidup saya.

Memutuskan menjadi “driver” itu tidak mudah. Banyak jalan buntu yang dilalui hingga akhirnya harus kembali ke nol. Ada banyak masalah yang dihadapi yang membuat saya terseok-seok. Tetapi saya percaya, dengan menjadi “driver” untuk hidup saya sendiri, saya bisa berkembang lebih baik, dengan segala risiko dan tantangan yang harus dihadapi.

Seorang “driver” tidak cukup hanya bermodalkan tekad dan semangat, ia butuh referensi dari pengetahuan akademis (Self Driving, hlm 8). Tepat sekali, saya sepakat dengan penyataan Bapak Rhenald Kasali ini. Saya tidak bisa hanya mengandalkan semangat saja. Saya harus terus belajar, memupuk kemampuan dan menambah ilmu yang saya miliki sehingga saya mampu berkendara dengan baik, tepat waktu, dan tiba ditujuan dengan selamat dan sukses.

Saat ini saya hanya bisa menjadi “driver” untuk diri saya sendiri. Namun tentu tidak hanya berhenti sampai di situ, saya juga ingin membawa penumpang yang banyak dalam “mobil” yang saya kendarai. Amin.

Ditulis oleh Paskalina Askalin

 

Dongeng: Boby dan Momo

​”Hai kamu mengambil tanpa izin!!” seru Boby si Gajah.

“Ini milik bersama siapa pun boleh makan di sini,” sahut Momo si Monyet.

“Ini memang milik bersama. Tetapi tidak berarti kamu boleh ambil. Apa kamu lupa, kamu tidak pernah ikut kerja bakti menanam pohon buah di sini, kamu juga tidak ikut merawat pohon-pohon ini.” 

Mendengar perkataan Boby, Momo tak peduli. Pisang matang di pohon habis olehnya sendiri. Karena terlalu bersemangat makan, Momo tersedak kulit pisang. Beruntunglah masih ada Boby yang sedang menyiram pohon. 

“Buka mulutmu!!” teriak Boby.

Momo membuka mulutnya, dengan cepat Boby menyemprotkan air dari belalainya ke mulut Momo. Momo langsung meminum air itu, hingga kulit pisang yang membuatnya tersedak jadi tertelan.
Pesan:  Janganlah kamu menginginkan hasil kerja keras orang lain.
#dongeng #ceritaanak #dongengpaskalina #paskalinaaskalin

​Bojonegoro dan Batiknya

Mengenal Kota Bojonegoro
Bojonegoro adalah kota kelahiran saya. Bojonegoro adalah salah satu  kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kabupaten Bojonegoro memiliki 28 kecamatan, di antaranya Kecamatan Bojonegoro, Kecamatan Dander, Kecamatan Kalitidu, Kecamatan Ngraho, dan Kecamatan Kapas. Saya lahir di Kecamatan Bojonegoro, Kelurahan Sumbang.

Sebagai seseorang yang lahir di Bojonegoro, saya merasa bangga, karena:

– Bojonegoro memiliki sumber alam minyak bumi.

– Bojonegoro memiliki makanan khas, ledre.

– Bojonegoro memiliki banyak tempat wisata. Kayangan Api salah satunya.

– Bojonegoro memiliki seni batik bojonegoro.

– Bojonegoro adalah kota adipura.

Batik Bojonegoro

Kemunculan batik bojonegoro bisa dibilang masih baru. Dua puluh tahun yang lalu ketika saya tinggal di Bojonegoro, batik bojonegoro belum pernah saya dengar. Seperti juga Ledre, yang dulu belum dikenal.

Batik bojonegoro berkembang dengan pesat didukung oleh kreativitas generasi mudanya. Motif batik yang disuguhkan bermacam-macam dan motif-motif itu mewakili kekayaan alam Kota Bojonegoro.

Berikut ini 14 motif paten batik bojonegoro.

1. Tembakau rakyat dan proyek 

2. Batik rancak tengul 

3. Pari sumilak 

Motif ini diwakili dengan motif padi.

4. Parang lembu sekar rinambat (sapi) 

5. Parang dahana mungal (kayangan api) 

6. Mliwis mukti

7. Jagung miji emas 

Ini contoh batik motif jagung.

8. Gatra rinonce 

Ini contoh batik motif gatra.

9. Sekar jati 

Ini contoh batik motif daun jati.

10. Rosela 

11. Blimbing 

Ini contoh batik motif blimbing.

12. Pisang 

Ini contoh batik dengan motif pisang.

13. Salak 

Ini contoh batik dengan motif kombinasi salak rosela.

14. Mangga

Informasi tentang 14 motif tersebut, saya peroleh langsung dari salah satu pengrajin batik bojonegoro yang ada di Kecamatan Dander, Bojonegoro. Minggu, 2 Juli 2017, saya berkunjung ke pengrajin batik. Duh, sungguh saya bingung menentukan motif batik mana yang akam saya bawa pulang ke Jakarta. Semua motif sedap dipandang, varian warnanya juga banyak. Motif dan warna batik bojonegoro mewakili semua warna. Jadi, bagi penyuka warna gelap, warna terang, warna kalem, jangan khawatir, warna kesukaan Anda pasti ada. 

Ayo lestarikan seni batik Indonesia!!

2 Juli 2017

#day17 #menulisbebas #freewriting #paskalinamenulis #bojonegoro #batikbojonegoro #bojonegoroan #traditional

8 Ide Liburan Kreatif di Rumah untuk Keluarga

​day16 #menulisbebas #freewriting #paskalinamenulis #bojonegoro #liburankreatif #liburankeluarga

8 Ide Liburan Kreatif di Rumah untuk Keluarga
Liburan keluarga tidak harus pergi ke luar rumah atau berkunjung ke tempat wisata. Orangtua bisa menciptakan liburan kreatif di rumah bersama anak-anak dan seluruh anggota keluarga lain.

Namun, ada syarat yang harus dipenuhi oleh orangtua supaya liburan kreatif di rumah berhasil. Apa itu? Semua anggota keluarga harus jauh dari gadget. Telepon pintar yang ada di genggaman harus dilepaskan sementara waktu. 

Mungkinkah kita bisa sehari tanpa gadget? BISA. Dengan niat dan tujuan yang baik, dan orangtua sebaiknya menjadi leader dan contoh yang baik untuk anaknya.

Liburan kreatif sebenarnya bisa menjadi alternatif kegiatan untuk melupakan gadget yang terlalu dekat dengan anak. Orangtua sendiri kadang tak mampu lepas dari gadget sehingga sehingga ditiru oleh anak. Meskipun banyak manfaat yang bisa dipetik dari penggunaan gadget, kita semua tahu, bahwa dampak buruk dari gadget juga tidak sedikit. 

Berikut ini 8 ide liburan kreatif di rumah untuk keluarga.

1. Memasak

Hari spesial bisa menjadi momen yang baik untuk memasak bersama. Misalnya ketika Hari Ibu tiba ayah dan anak bekerja sama membuat kue untuk ibu. Libatkan anak dalam proses penyiapan bahan dan proses pembuatan kue. Kemudian buatlah kue yang bisa dikreasi oleh anak.

Orangtua juga bisa meminta ide masakan apa yang ingin dimasak dan jangan lupa libatkan semua anggota keluarga. Kali pertama memasak bersama mungkin kurang menarik bagi anak dan liburan keluarga menjadi kacau-balau. Ini tidak masalah, orangtua dapat mengevaluasi kekurangannya dan menciptakan acara memasak lebih baik lagi.

2. Berkebun

Bagi rumah yang memiliki cukup tempat untuk berkebun, orangtua bisa membuat liburan berkebun bersama. Berkebun memang identik dengan kotor, tetapi menjadikan anak belajar menghargai tumbuhan dengan merawat tumbuhan itu. Usai berkebun masinh-masing anak dapat diberi satu tanggung jawab untuk merawat satu tanaman.

3. Melukis

Melukis tidak harus di atas kertas atau kanvas. Melukis juga bisa dilakukan dengan media lain seperti dinding, sepatu, kaos, dan sebagainya. Bagi anak, bermain warna itu menyenangkan apalagi warna-warna cat akrilik belepotan di tangan, pasti semakin seru.

Salah satu model cat akrilik bisa dengan cap tangan seluruh anggota keluarga di dinding rumah.

4. Membuat taman baca

Bagi keluarga pencinta baca buku, pasti sering membaca buku. Setelah dibaca buku digeletakkan begitu saja dimeja, baik jika menyimpannya kemudian.

Daripada buku hanya menjadi pajangan saja, baik jika buku-buku ini jadi dikumpulkan dijadikan taman bacaan. Taman bacaan ini bisa dikelola oleh anak-anak, tanpa harus mengganggu aktivitas utama.

5. Membuat kerajinan tangan

Ada banyak sekali kerajinan tangan yang bisa dijadikan liburan kreatif di rumah. Orangtua dapat memilih kerajinan tangan yang sesuai dengan kemauan anak dan sesuai dengan usia anak.

Kerajinan tangan yang bisa dipraktikkan, misalnya sulam, bordir, payet, strimin, flanel, kain perca, dan sebagainya.

6. Menyulap sampah

Di rumah ada banyak sekali sampah yang bisa disulap menjadi benda-benda berguna. Orangtua bisa menjadikan sulap sampah sebagai liburan kreatif yang bisa diulang kapan saja oleh anak. Ide benda sampah apa yang akan disulap menjadi benda lain dapat disesuaikan dengan usia anak-anak kita.

7. Bersih-bersih bersama

Liburan kreatif di rumah juga bisa diisi dengan acara bersih-bersih di rumah. Kegiatan ini harus dilakukan bersama, seluruh anggota keluarga harus dilibatkan. Anak-anak paling suka diberikan tanggung jawab, karenanya orangtua bisa memilih-milih tanggung jawab seperti apa yang cocok.  Setelah liburan kreatif bersih-bersih bersama berakhir, tentu diharapkan kebiasaan bersih-bersih akan menular dan dilakukan setiap hari oleh anak.

8. Berkemah

Berkemah bisa dilakukan di rumah, sehingga kegiatan ini bisa menjadi pilihan untuk liburan kreatif. Perlengkapan yang digunakan untuk berkemah juga tidak harus yang sesungguhnya. Kain lebar atau sprei bisa digunakan untuk membuat tenda. 

Delapan ide liburan kreatif ini bisa dipilih salah satu sesuai keadaan rumah dan kesiapan orangtua.

1 Juli 2017

5 Permainan Edukatif untuk Kenan

​Ketika saya membelikan mainan untuk anak, saya akan pilih mainan yang dapat merangsang berbagai kecerdasan, melatih motorik, dan menumbuhkan kreativitas. Untuk menjadikan sebuah mainan bernilai edukasi, orangtua atau pengasuh harus menjadi pendamping yang kreatif.

Yang perlu menjadi catatan penting, tidak ada mainan yang aman untuk anak. Meskipun tertulis aman untuk anak, orangtua harus tetap waspada mendampingi anak bermain. 

Berikut ini 5 permainan edukatif yang baik untuk anak.

1. Mobil-mobilan aneka bentuk dan warna

Melalui mainan mobil aneka bentuk dan warna anak bisa belajar macam-macam nama benda dan bisa menambah kosa kata anak. Kenan (2,5 tahun) sudah mengenal nama-nama aneka jenis mobil dan warna. Ketika melihat secara langsung mobil-mobil, Kenan bisa menyebut namanya dengan tepat, dan mengidentifikasi warna dengan benarnya. Misal truk sampah warnanya orange, mobil angkot warna biru, truk box warna biru, dan sebagainya.

Untuk bisa mengidentifikasi nama mobil dan warna, tidak bisa hanya dihafal oleh anak. Melalui bermain mobil-mobilan yang menyenangkan, orangtua bisa menyebutkan secara berulang nama-nama mobil dan warna. Lama-kelamaan anak menjadi paham nama mobil dan warna, bukan menghafal.

2. Playdough dan Pasir Ajaib

Playdough dan pasir ajaib bisa menjadi sarana untuk melatih motorik anak. Anak belajar menggenggam, memilin, membuat macam-macam bentuk dari playdough, dan mencetak menggunakan pasir ajaib. 

Permainan ini selain melatih motorik, juga merangsang kreativitas anak melalui berbagai bentuk yang dibuat oleh anak.

3. Papan Tulis Magnet

Sudah lama sekali saya membelikan papan tulis magnet untuk Kenan. Sekali mencoba, Kenan langsung suka, setiap saat setiap hari langsung . Sebelum mengenalkan Kenan psda papan tulis magnet, saya mengenalkan Kenan pada buku/kertas dan pensil atau krayon. Mencoret-coret menjadi kegiatan mengasyikkan bagi Kenan. Kini tangannya sudah terbiasa memegang pensil dengan baik.

4. Mainan Alat Pertukangan

Anak-anak suka meniru. Apa yang dilakukan orang di sekitarnya pasti ditiru oleh anak. Misalnya menggergaji, pasang paku dengan palu, dan membuka skrup dengan obeng. Kenan pun demikian. Lihat ayahnya pegang gergaji, Kenan juga ingin menggunakan gergaji. Karenanya saya membelikan Kenan mainan alat-alat pertukangan (toolbox). Kenan senang sekali bermain alat-alat pertukangan.

5. Papan Puzzle

Papan puzzle merupakan mainan edukatif. Ada banyak tema puzzle yang dijual, puzzle angka, puzzle huruf, puzzle buah, puzzle bentuk, dan sebagainya. Puzzle pertama yang saya kenalkan pada Kenan adalah puzzle bentuk. Sekali bermain, Kenan langsung bisa menyusun puzzle dengan benar. 
Lima permainan ini masih bisa ditambah dengan permainan lain. Permainan edukatif Kenan juga masih banyak. Saya baru bisa bagikan lima permainan saja.
30 Juli 2017 

#day15 #menulisbebas #freewriting #paskalinamenulis #bojonegoro #permainanedukatif #edukasi #mainananak

10 Kebaikan yang Bisa Kita Lakukan pada Orang Lain Setiap Hari

Berbuat kebaikan bisa kita lakukan dengan mudah, tanpa harus bersusah payah. Yang menjadikan kita sulit berbuat kebaikan adalah gengsi kita. Gengsi bisa membuat kita takut direndahkan. Padalah dengan kita merendahkan diri, tidak akan menurunkan derajat kita di hadapan Tuhan.
10 kebaikan yang bisa kita lakukan pada orang lain setiap hari.

1. Tersenyum

Untuk memberikan senyum, kita tak perlu mengeluarkan tenaga, apalagi uang. Jadi, berikan senyummu sebanyak-banyaknya pada orang-orang di sekitarmu.

2. Memaafkan

Memaafkan itu akan melegakan hati kita, sekaligus membuat orang yang kita maafkan senang. Harga diri kita tidak akan jadi rendah, hanya karena memberi maaf pada orang lain.

3. Membantu

Orang lain akan menjadi senang ketika menerima bantuan. Oleh karenanya kita telah melakukan kebaikan untuk orang lain. Walaupun kadang kita menemukan orang yang gengsi atau malu menerima bantuan dari kita, tak perlu kita risaukan. Yang penting, kita secara tulus mau membantu orang lain.

4. Menolong

Banyak peristiwa yang membuat seseorang tertolong. Walau kadang pertolongan yang kita berikan dianggap sepele, dan tidak kita anggap sebagai perlakuan baik untuk orang lain. Pertolongan yang kita lakukan bisa menyelamatkan seseorang dari masalah. Misalnya, menolong seorang Nenek yang kesulitan menyeberang, menolong seorang anak mengambil kucing di pohon, dan sebagainya.

5. Menyapa

Ketika berada di tempat baru, tidak kenal satu pun orang yang ada di situ, saat ada orang baru menyapa kita rasanya senang sekali. Seperti merasa ada teman di tempat asing. Kita bisa lakukan kebaikan dengan menyapa orang lain.

6. Memberi

Memberi waktu kita sebentar untuk mendengarkan curhatan teman atau sahabat adalah sebuah kebaikan. Memberi keleluasaan teman bercerita, menjadi pendengar yang baik, itu menyenangkan bagi orang lain. Jadi, jangan segan-segan memberikan waktumu untuk orang-orang di sekitarmu.

7. Merelakan

Merelakan sesuatu untuk orang lain (saudara atau teman), itu merupakan kebaikan yang kita lakukan untuk orang lain. Misalnya merelakan mainan dipakai oleh adik, merelakan bagian terbesar makanan untuk adik, dan sebagainya.

8. Mengalah

Mengalah bukan berarti kalah. Ketika kamu mengalah pada adikmu, itu sebuah kebaikan. Ketika kamu mengalah di jalan raya dan membiarkan orang lain lewat lebih dahulu, itu sebuah kebaikan.

9. Berdonasi

Berdonasi untuk mereka yang membutuhkan adalah bentuk kebaikan kita untuk orang lain. Berdonasi atau memberikan sumbangan bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. 

10. Meminjamkan

Meminjamkan barang bisa menjadi kebaikan yang bisa kita lakukan. Di suatu tempat, di mall, kita bisa meminjamkan bolpoin pada orang lain yang membutuhkan.

Kebaikan yang mana yang sudah kamu lakukan hari ini?

Berapa kebaikan yang kamu lakukan hari ini?
29 Juni 2017

#day14 #menulisbebas #freewriting #paskalinamenulis #bojonegoro #paskalinaaskalin #kebaikan

​10 Kebiasaan yang Harus Dihindari Supaya Tidak Dicontoh Anak

Sepuluh hal ini kadang dianggap sepele, tetapi berefek besar pada kebiasaan anak. Kebiasaan baik  ditularkan pada anak, tetapi kebiasaan buruk patut dihilangkan supaya anak tidak ikut-ikutan.
Orangtua bisa saja menasihati anak tidak boleh ini dan itu. Namun orangtua lupa menasihati dirinya sendiri.

Inilah 10 kebiasaan yang harus hindari supaya tidak dicontoh anak. 

1. Membuang sampah tidak pada tempatnya

2. Melempar sepatu dan kaos kaki di sembarang tempat

3. Mengambil barang dengan menggunakan kaki

4. Berteriak ketika memberitahukan sesuatu pada anak

5. Memberikan sesuatu pada orang lain dengan tangan kiri

6. Tidak mengucapkan terima kasih saat menerima sesuatu

7. Tidak mengatakan minta tolong ketika meminta bantuan orang lain

8. Mengata-ngatai orang lain dengan kata-kata kasar

9. Menyuruh anak berbohong

10. Menyerobot antrean
Tanyakan pada diri kita sendiri, pernahkan melalukan kesepuluh kebiasaan itu di hadapan anak? Ini sepele, tetapi berimbas pada karakternya.

28 Juni 2017
#day13 #menulisbebas #freewriting #paskalinamenulis #bojonegoro #karakteranak