Calon Novelku: Taman Bacaan di Atas Bukit

Taman Bacaan di Atas Bukit

Karya Paskalina Oktavianawati

Bagian I Wisata Alam

“Selamat pagi, Puske,” sapa Neya pada kucing putih yang mengeong di pojok kamar Neya.

“Hari ini aku akan pergi berwisata alam bersama teman-teman. Yah, sayangnya aku tidak bisa mengajakmu, Puske. Kamu tunggu aku di rumah ya.” Puske hanya mengeong mendengar ucapan Neya sambil sesekali menjilat kakinya.

Neya sudah mempersiapkan perlengkapan yang dibawa sejak semalam. Mama membantu Neya merapikan ransel yang barang-barang apa saja yang perlu dibawa. Neya membawa pakaian ganti, sarung tangan, jaket, selimut, makanan ringan, sebotol minuman, senter, sandal jepit, syal, perlengkapan mandi, dan yang pasti  tak akan ketinggalan dua buah novel. Lanjutkan membaca “Calon Novelku: Taman Bacaan di Atas Bukit”

Iklan

Legenda dari Jawa Barat: Situ Bagendit

Situ Bagendit

Legenda dari Jawa Barat.

Pada zaman dahulu kala disebelah utara kota garut ada sebuah desa yang penduduknya kebanyakan adalah petani. Karena tanah di desa itu sangat subur dan tidak pernah kekurangan air, maka sawah-sawah mereka selalu menghasilkan padi yang berlimpah ruah. Namun meski begitu, para penduduk di desa itu tetap miskin kekurangan.

Hari masih sedikit gelap dan embun masih bergayut di dedaunan, namun para penduduk sudah bergegas menuju sawah mereka. Hari ini adalah hari panen. Mereka akan menuai padi yang sudah menguning dan menjualnya kepada seorang tengkulak bernama Nyai Endit.

Nyai Endit adalah orang terkaya di desa itu. Rumahnya mewah, lumbung padinya sangat luas karena harus cukup menampung padi yang dibelinya dari seluruh petani di desa itu. Ya! Seluruh petani. Dan bukan dengan sukarela para petani itu menjual hasil panennya kepada Nyai Endit.Mereka terpaksa menjual semua hasil panennya dengan harga murah kalau tidak ingin cari perkara dengan centeng-centeng suruhan nyai Endit. Lalu jika pasokan padi mereka habis, mereka harus membeli dari nyai Endit dengan harga yang melambung tinggi. Lanjutkan membaca “Legenda dari Jawa Barat: Situ Bagendit”

KASIH IBU (HC. Andersen)

***************************

Kasih Ibu

HC. Andersen

***************************

Wali Kota berdiri di dekat jendela yang terbuka. Ia memakai kemeja licin berkanji, bros di renda kemejanya, dan mukanya dicukur sangat bersih. Ia mencukurnya sendiri. Wajahnya jadi tergores sedikit, tapi luka itu sekarang tertutup secarik kertas koran.

“Sini, Nak!” ia memanggil. Anak itu tidak lain anak si wanita tukang cuci, yang saat itu kebetulan lewat dan dengan penuh hormat melepas topinya. Paruh topinya sudah patah sehingga topi itu bisa dilipat dan dimasukan saku. Bocah yang memakai baju compang-camping tersebut berdiri diam. Pakaiannya bersih dan ditambal sangat rapi. Dengan memakai sepatu kayu yang berat, ia berdiri tegap bagai berhadapan dengan raja.

“Hebat sekali kau!” ujar Wali Kota.

“Anak yang baik! Ibumu pasti sedang mencuci baju di kali, dan minuman keras di sakumu pasti untuknya. Ibumu payah! Beberapa banyak yang kau bawa?”

“Setengah liter, Pak!” sahut anak itu, engan suara lirih dan ketakutan.

“Dan tadi pagi ia minum sebanyak itu juga?” sang wali kota melanjutkan.

“Tidak, itu kemarin, Pak!” bocah itu menjawab.

“Dua kali setengah liter berarti satu liter! Ia sama sekali tak berguna! Orang-orang kelas rendah memang payah. Bilang pada ibumu ia mestinya malu. Dan jangan sampai kalau jadi pemabuk ya. Tapi kurasa bagaimanapun kau bakal jadi pemabuk. Anak yang malang! Sekarang pergilah.”

Anak itu pun pergi. Ia terus memegang topi, dan angin meniup rambutnya yang kuning sehingga tegak di kepalanya. Ia menyusuri jalan, berbelok memasuki gang, dan berjalan menuju kali tempat ibunya berdiri di dalam air di samping papan cuci. Air kali mengalir deras karena pintu bendungannya dibuka. Kain-kain terbawa arus dan nyaris menjungkirbalikan papan cuci. Si tukang cuci terpaksa berpegangan kuat-kuat.

“Tenagaku hampir habis!” serunya. “Untung saja kau datang, aku butuh penyegar. Dingin sekali di dalam air. Aku sudah enam jam berdiri di tempat ini. Ada yang kau bawa untukku?”

Si bocah menyeluarkan botol dan ibunya menempelkannya di bibir lalu meneguk isinya. “Oh, enak sekali! Badanku jadi hangat! Rasanya seenak makanan panas, dan harganya lebih murah. Minum, anakku! Kau tampak begitu pucat, kau mungkin kedinginan, cuman mengenakan pakaiaan tipis seperti itu! Padahal sekarang musim gugur. Oh, dinginnya air ini! Semoga aku tidak sakit. Tidak akan. Biar aku minum lagi, dan kau juga, tapi sedikit saja, kau tidak boleh membiasakan diri minum, anakku yang malang.” Lanjutkan membaca “KASIH IBU (HC. Andersen)”

TIPS: Mengakses Internet dengan Aman

Mengakses Internet dengan Aman

Mengakses internet sangat menyenangkan dan penuh dengan sumber pengetahuan, tetapi kamu tetap perlu berhati-hati dalam menggunakan internet. Hal-hal yang perlu kamu perhatikan pada saat mengakses internet adalah:

  1. Jangan pernah memberikan informasi pribadi secara online pada orang atau website secara online tanpa pengawasan atau sepengetahuan dari orang-tua atau wali kamu, informasi tersebut dapat berupa nama lengkap kamu, password, alamat rumah, alamat sekolah, nama teman ataupun nomor teleponmu.
  2. Jangan langsung percaya pada semua yang kamu lihat di internet. Percaya pada insting kamu, apabila kamu merasa hal tersebut bersifat menyesatkan dan tidak benar, kemungkinan besar hal tersebut benar-benar menyesatkan. Mintalah selalu pendapat orang-tua, wali atau orang yang kamu kenal dan lebih berpengalaman.
  3. Apabila kamu melihat sesuatu yang membuat kamu tidak merasa enak, tinggalkan segera website tersebut dan beritahu orang tua atau wali mu.
  4. Jangan pernah mengatur pertemuan langsung dengan orang yang kamu temui pada saat online.
  5. Jangan pernah membeli sesuatu ataupun mengikuti kontes/pertandingan tanpa meminta ijin dari orang-tua atau wali mu.
  6. Minta bantuan atau tanyakan pada orang-tua/wali sebelum men-download, membuka, ataupun mengirim attachment pada satu email. Attachment ini termasuk foto, gambar, program, atau apa saja!
  7. Jangan meng-klik link pada email apabila email tersebut berasal dari orang yang tidak kamu kenal atau percaya.
  8. Hormati orang lain yang sedang online dan mereka akan menghargai kamu juga.
  9. Selalu ikuti nasihat dan aturan dari keluargamu mengenai penggunaan internet! Orang-tua/wali kamu selalu lebih tahu apa yang terbaik untuk kamu.
  10. Selamat mengakses internet!

Sumber: http://www.ceritakecil.com/panduan/anak-anak

Mewarnai Dongeng~Mawar Kasih Sayang

mawar kasih sayangJudul Buku : Mewarnai Dongeng~Mawar Kasih Sayang

Penulis : Renny Yaniar

Penerbit : Gramedia

Tahun terbit : 2008

Jenis : Dongeng Anak

Tebal : 24 halaman

ISBN : 978-979-22-3702-3

Kegiatan mewarnai merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan anak. Kegiatan ini tidak saja dapat mengisi waktu kosong anak, tetapi juga sebagai aktualisasi diri anak dalam bidang seni. Melalui kegiatan mewarnai anak bisa belajar membeda-bedakan warna yang satu dengan warna yang lain. Anak juga menjadi terlatih untuk memadu-madukan warna. Kemampuan memadukan warna ini akan membantu si anak dalam berkreasi seiring dengan perkembangan usia mereka.

Media apa yang bisa Anda gunakan untuk mengajak anak melakukan kegiatan mewarnai? Buku mewarnai tentunya bisa menjadi pilihan untuk mengajak anak berkreasi dengan warna.

Dalam buku Mewarnai Dongeng: Mawar Kasih Sayang, anak tidak saja melakukan kegiatan mewarnai, tetapi juga kegiatan membaca dongeng. Sebelum orang tua membimbing anak untuk mewarnai, orang tua bisa membacakan dongengnya terlebih dahulu. Dalam dongeng terkandung pesan-pesan moral yang juga dapat bermanfaat untuk kehidupan moral anak.

Tunggu apa lagi, lakukan dua kegiatan yang menyenangkan bersama anak Anda bersama buku ini.

Cerita anak: Anak dalam Cermin

Sumber:

anak-dalam-cermin

Blyton, Enid. 2007. Anak dalam Cermin dan Cerita-cerita lain. Jakarta: Gramedia

Anak dalam Cermin

Ronnie mempunyai sifat yang aneh. Kalau teman-temannya datang ke rumahnya, Ronnie tak pernah membiarkan mereka bermain-main dengan mainannya.

“Apakah benar kau ini, Ronnie!” ucap ibu Ronnie pada suatu hari. “Bukankah kau ingin bermain-main dengan maian Harry kalau kau kebetulan sedang bermain di rumahnya? Juga kalau sedang di rumah Angela—kau ingin meminjam balok susunnya, bukan? Mengapa kau tak memperbolehkan teman-temanmu bermain dengan mainanmu?”

“Ah,” sahut Ronnie, “aku tak senang jika mainanku dipakai anak lain.”

“Mudah-mudahan saja kau tak berteman dengan anak yang seperti kau—tak mau meminjamkan mainannya kepadamu!” ujar Ibu pula. “Kalau tidak begitu, kau takkan tahu betapa buruknya sifatmu itu. Kita harus mau membagi apa yang kita miliki bila keadaan memungkinkan.”

Ada satu hal yang paling digemari Ronnie—ia sangat suka bercermin! Di kamar ibunya ada sebuah cermin berukuran sangat besar—tingginya sama dengan tinggi ruangan! Ronnie senang sekali berdiri di depannya sambil mengamat-amati segala sesuatu yang terpantul di situ.

Lanjutkan membaca “Cerita anak: Anak dalam Cermin”

Resensi Buku: Kreasi Daur Ulang Kardus Kemasan

Judul : Kreasi Daur Ulang Kardus Kemasankardus-kemasan

Penulis : Hanna Paluzi

Genre : Keterampilan Anak

Penerbit : Tiga Serangkai

Terbit : 2007

Tebal : 28 hlm

ISBN : 978-979-018-125-0

Kardus kemasan minuman, kardus sepatu, kardus kemasan pasta gigi, kardus kemasan sabun, dan kotak-kotak kardus lainnya dapat disulap menjadi benda hias, benda mainan, dan benda praktis. Bagaimana kalau yang menyulap adalah anak-anak Anda?

Lanjutkan membaca “Resensi Buku: Kreasi Daur Ulang Kardus Kemasan”

TIPS: Teknik Membaca Cepat Siswa SD

TANYA :buku-buku

Saya guru SD di Surabaya. Pertanyaan saya, bagaimanakah metode dalam mengajar membaca cepat? Dengan metode yang saya lakukan selama ini, tampaknya, siswa tidak termotivasi untuk membaca.

JAWAB :

Saya salut kepada penanya yang memiliki kepedulian terhadap kemampuan membaca cepat siswa. Untuk mengatasi rendahnya pemahaman dan lambatnya penguasaan berbagai ilmu pengetahuan oleh siswa, pembelajaran membaca cepat merupakan solusi tepat. Namun, proses pembelajaran membaca cepat itu memerlukan penanganan yang serius serta komitmen tinggi para guru untuk melatih kemampuan membaca cepat siswa.

Dalam melatih kemampuan membaca cepat siswa, guru bisa melakukan kegiatan sebagai berikut. Pertama, melatih siswa dalam membaca memindai. Ada dua jenis membaca memindai, yaitu membaca scanning dan skimming. Menurut Mikulecky (1990), yang dimaksud membaca scanning adalah keterampilan membaca yang bertujuan menemukan informasi khusus dengan sangat cepat.

Lanjutkan membaca “TIPS: Teknik Membaca Cepat Siswa SD”